Selasa, 03 Agustus 2010

Kisahku : KECEWA

" Hilang lagi".

Segampang itu kata-kata manis itu meluncur dari mulutmu.
Segampang itu kau kabarkan aku tentang kehilangan itu.

Kau pikir aku akan senang dengan berita itu?

Kau pikir aku akan peduli dengan cara penyampaianmu? Kenapa tak kau bunuh saja aku sekalian?

Ya Tuhan, ini kali kedua kudengar berita kehilangan.
Ini kali kedua rasa sakit itu kurasakan.
Ya Tuhan, Sudah cukup semua ini.

Apa yang harus kukatakan ke pada abang ku nanti?

Apa yang harus kukatakan kepada bapak ku?
Mereka takkan percaya dengan berita ini.
Sama seperti pertama kali kukabarin berita kehilangan ini.
Mereka malah berfikir itu hanya alasan aku saja agar aku tidak dimarahi.

Kecewa....

Aku benar-benar kecewa saat ini.
Aku benar-benar harus pulang tanpa hasil.

Aku benar-benar tidak bisa menutupi rasa sakit ini.

Aku berusaha menyakinkan hatiku bahwa ini hanya sebuah mimpi, dan itu tidak berhasil.

Sepanjang perjalanan pulang aku berusaha keras untuk tidak menangis, untuk tidak terlihat sedih.

Tapi percuma, toh akhirnya pertahanan itu jebol juga.
Aku sudah tak peduli dengan mereka yang memerhatikankudidalam damri.

Yang kuingin hanya satu, Aku ingin cepat sampat diDrop In.
Aku ingin melampiaskan kekesalan ini.
Dan aku tak tahu apa yang akan ku lakukan.
Aku bagai tak terkendalikan.
Aku melakukan sesuatu yang aku sendiri tak menyadarinya.

Aku benci dengan semua ini.
Aku benci dengan diriku yang tak mampu melakukan apa-apa.

Dan aku Perlu istirahat beberapa saat tuk hilangkan semua rasa kecewa dan kebencianku terhadapnya.
Meski ku tahu rasa sakit itu takkan berkurang sedikit pun hingga nanti mata ini terbuka kembali
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar