Betapa
egonya aku.
Sementara
aku pergi bersama rasa.
Bukan
bagaimana aku belajar menghadapi sesuatu yang nyata.
Tapi
bagaiman aku membuang apa yang tak pernah nyata.
Bermain
dengan hayalan indah,
Dan
meninggalkan aku terus menerus dalam kesesatan waktu.
Walau kusadari, semua itu salah.
Tapi
tetap saja ingin ku pertahankan.
Memberi
penilaian tanpa logika.
Seolah-olah
aku adalah ratu yang berkarisma.
Aku
lupa, kalau aku tertinggal jauh dari semua yang pernah kuimpikan.
Dan
entah sampai kapan,
Aku
akan berhenti menghendaki lebih dan lebih.
Berharap
orang mengerti aku,
Sementara
aku buta untuk melihat apa yang orang lain inginkan atas diriku.
Aku
selalu lupa dengan diri ku.
Hingga
aku trus saja mengikuti mu.
Dan
kamu selalu lupa akan dirimu.
Hingga
membiarkan ku mengikuti mu.
(24/12/2012).


Tidak ada komentar:
Posting Komentar