
Kamu yang saat ini ada di hati ku.
Kamu yang saat ini begitu ku rindu.
Kamu yang saat ini membuat ku tak ingin berpaling darimu.
Dan kamu yang mengubah mimpi-mimpi kelamku menjadi putih dalam hidup ku.
Berdosakah aku mencintai mu?.
Berdosakan aku menginginkan mu?.
Berdosakah aku merindukan mu?.
Kalau memang iya,
Aku akan memilih dosa untuk perasaan ku.
Kalau memang iya,
Aku akan terus berdosa demi mencintai mu.
Aku tak tahu caranya membahagiakan mu.
Aku tak tahu caranya tak menyakiti mu.
Namun aku akan terus mencintai mu dengan cara ku sendiri.
Cara yang tak bisa disampaikan api kepada kayu yang menjadikannya debu.
Aku akan terus mencintai mu dengan cara ku sendiri.
Sampai waktu menghentikan nafas ku untuk terus menyebut nama mu.
Dan saat itu pun, Kamu akan tetap ada di hati ku.
Kamu yang saat ini begitu ku rindu.
Kamu yang saat ini membuat ku tak ingin berpaling darimu.
Dan kamu yang mengubah mimpi-mimpi kelamku menjadi putih dalam hidup ku.
Berdosakah aku mencintai mu?.
Berdosakan aku menginginkan mu?.
Berdosakah aku merindukan mu?.
Kalau memang iya,
Aku akan memilih dosa untuk perasaan ku.
Kalau memang iya,
Aku akan terus berdosa demi mencintai mu.
Aku tak tahu caranya membahagiakan mu.
Aku tak tahu caranya tak menyakiti mu.
Namun aku akan terus mencintai mu dengan cara ku sendiri.
Cara yang tak bisa disampaikan api kepada kayu yang menjadikannya debu.
Aku akan terus mencintai mu dengan cara ku sendiri.
Sampai waktu menghentikan nafas ku untuk terus menyebut nama mu.
Dan saat itu pun, Kamu akan tetap ada di hati ku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar