Minggu, 14 November 2010


Embun mulai turun dikepekatan malam.
Aku masih diam membisu menatap langit kamar.
Seulas senyum aku pamerkan saat kuingat raut wajah mu.
Dan saat itu, aku merasa malu telah mengigatmu.
Ku pejam mata dan ku biarkan semuanya hilang.
Ku harap mimpi secepatnya datang dalam tidur ku.
Diam-diam ku berdoa dalam hati.
Agar Allah sudi kiranya menghadirkanmu dalam tidur ku malam ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar